bettilt giriş bettilt giriş bettilt pin up pinco pinco giriş bahsegel giriş bahsegel paribahis paribahis giriş casinomhub giriş rokubet giriş slotbey giriş marsbahis giriş casino siteleri
Jumat, 25 April 2025, pukul 13.00 WIB – 14.00 WIB, SMAN 15 Semarang kembali menyelenggarakan kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) untuk para guru yang bertempat di Ruang Multimedia SMAN 15 Semarang.
Hari ini merupakan momen yang istimewa karena dalam kesempatan ini hadir dua narasumber yang akan berbagi wawasan dan pengalaman berharga. Narasumber pertama adalah Bapak Sarwoto Aji N., S.Pd., selaku Guru Sosiologi di SMA Negeri 15 Semarang, yang akan memberikan perspektif akademis terkait dinamika sosial di era digital. Narasumber kedua berasal dari tim Proyek Kepemimpinan Program PPL PPG Calon Guru Universitas Negeri Semarang (UNNES) Tahun 2024 Gelombang 2, yang terdiri atas Slamet Yogo Prasetyo, S.Pd., Titik Rahmadiyanti, S.Pd., Tri Adityo Sunardo, S.Pd., Tri Agnas Aprilia L., S.Pd., dan Tyas Ismayanti, S.Pd. Dengan mengangkat tema “Membangun Harmoni Sosial di Era Digital dan Peran Strategis E-Jurnal dalam Diseminasi Ilmu,” kehadiran kedua narasumber ini diharapkan dapat memperluas wawasan serta memperdalam pemahaman kita tentang pentingnya sinergi antara pendidikan, teknologi, dan media ilmiah dalam menciptakan masyarakat digital yang harmonis dan berpengetahuan.
Di era digital, interaksi sosial mengalami transformasi besar yang membawa kemudahan sekaligus tantangan, seperti penyebaran hoaks, polarisasi opini, dan kurangnya kontrol terhadap etika berkomunikasi. Dalam kondisi ini, membangun harmoni sosial menjadi sangat penting agar masyarakat tetap hidup dalam semangat toleransi, saling menghargai, dan kerja sama, terutama di lingkungan pendidikan. Sekolah sebagai miniatur masyarakat memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai harmoni sosial, yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana namun berdampak besar, seperti komunikasi yang positif, saling mendukung antar rekan kerja, serta pengelolaan pembelajaran yang tertib dan transparan.
Salah satu upaya konkret dalam mendukung hal ini adalah melalui pemanfaatan e-jurnal atau jurnal mengajar digital, yang memudahkan Bapak dan Ibu Guru dalam mencatat dan memantau kegiatan pembelajaran secara sistematis. E-jurnal tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mendorong terciptanya budaya kerja yang rapi, terbuka, dan saling menghargai kontribusi. Dengan adanya dokumentasi yang jelas dan akses informasi yang mudah, kolaborasi antarguru pun semakin terbuka, mengurangi potensi kesalahpahaman, dan memperkuat keharmonisan di lingkungan sekolah.
Sebagai penutup, penggunaan e-jurnal dalam dunia pendidikan adalah bagian dari adaptasi positif terhadap era digital. Lebih dari sekadar alat administrasi, e-jurnal menjadi sarana yang mendukung tumbuhnya harmoni sosial di lingkungan kerja, meningkatkan profesionalisme, dan mempererat hubungan antarpendidik demi terciptanya suasana belajar yang sehat, inklusif, dan berkarakter.
Berikut ini lampiran daftar hadir bapak dan ibu guru yang mengikuti kegiatan tersebut :
Leave a Comment