Keyword
SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK KELAS X TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018.....TEKUN BELAJAR, BAIK DALAM SIKAP DAN PEDULI LINGKUNGAN
RABU, 18 OKTOBER 2017
Artikel
PEMILOS SMAN 15 SEMARANG TAHUN 2017/ 2018
Ditulis tanggal : 13 - 10 - 2017 | Pukul :

Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.

Dasar Hukum

1. Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas
2. Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
4. Permendiknas Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
5. Permendiknas Nomor 39 tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan
6. Buku Panduan OSIS terbitan Kemdiknas tahun 2011

Pemilihan ketua OSIS secara voting bukanlah barang baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Pengurus bersama calon ketua OSIS berkeliling kelas-kelas untuk memberikan orasi singkat dan melakukan pemungutan suara di tempat untuk memilih secara langsung sudah sering dilakukan. Namun, kegiatan pemilihan dengan gaya demikian dirasa kurang melibatkan siswa secara aktif seperti yang dilakukan masyarakat secara umum. Sekolah bekerjasama dengan jajaran kesiswaan dan pembina terkait hendaknya dapat memodifikasi gaya pemilihan secara langsung layaknya berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sekolah diharapkan menjadi pusat pembelajaran untuk penerapan Pemilihan Umum seperti yang selama ini dilakukan di Tanah Nusantara. Selain sebagai media pembelajaran yang bermanfaat kelak bagi siswa, seyogyanya Pemilihan Umum di sekolah memiliki manfaat antara lain:
1. Merupakan sarana perwujudan kedaulatan warga sekolah (siswa).
2. Menjadi sarana untuk melakukan pergantian pemimpin secara konstitusional (pergantian ketua OSIS secara sah).
3. Sebagai sarana bagi ketua OSIS terpilih untuk memperoleh legitimasi.
4. Merupakan wahana bagi warga sekolah untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan ketua OSIS secara langsung.

Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pemilih pemula diharapkan dapat memberikan sumbangan untuk perwujudan pesta demokrasi dalam dunia pendidikan dan untuk diteruskan di jenjang pendidikan selanjutya hingga berada di masyarakat. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka sekolah secara aktif telah mewujudkan (secara langsung) pembelajaran pesta demokrasi kepada seluruh siswa.

Kegiatan Pemilos Bekerja Sama Dengan KPU ( Tahapan kegiatan ini menjadi penilaian KPU ) Bapak Ibu Guru kami beritahukan kegiatan Pemilos dan mohon maaf jika kegiatan ini akan sedikit menggangu kegiatan KBM Bapak Ibu Guru Semua :

1. Kampanye , Kamis 12 Oktober 2017
Kandidat Ketua OSIS : Suhita ( XI IPA 1) , Mita ( XI IPA 6 )dan Ita ( XI IPS 2 ) akan melakukan kampanye pengenalan diri diikuti 3 tim sukses masuk ke kelas – kelas selama 5 menit .
2. ORASI , Jum’at 13 Oktober 2017
Setiap kandidat akan melakukan orasi di lapangan dari jam 07.30 WIB – 09.15 WIB kemungkinan tidak ada KBM selama jam tersebut .
3. DEBAT , 16 Oktober 2017
Debat kandidat ini di laksanakan di Aula diikuti Kelas XI IPA 1, XI IPA 6, XI IPS 2 , XI IPA 3, Panitia dan 20 guru . Berlangsung dari pukul 07.00 WIB – 11.00 WIB .
4. Pemungutan Suara dan Penetapan Calon Terpilih , Kamis 19 Oktober 2017 mulai pukul 07.00 WIB

Pemungutan suara ini di lakukan di lapangan dan Aula dengan 4 TPS . Pemungutan ini dilakasanakan oleh seluruh warga SMA 15 Semarang ( Guru , karyawan , Siswa dan kantin ) dan untuk siswa bergiliran setiap kelas .