Keyword
SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK KELAS X TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018.....TEKUN BELAJAR, BAIK DALAM SIKAP DAN PEDULI LINGKUNGAN
RABU, 18 OKTOBER 2017
Artikel
Sambut Tahun Baru Islam, SMAN 15 Dzikir dan Doa
Ditulis tanggal : 23 - 09 - 2017 | Pukul :

Sambut Tahun Baru Islam, Guru dan Siswa SMAN 15 Gelar Dzikir dan Doa Bersama



Semarang- Rohis SMA Negeri 15 Semarang menggelar Dzikir dan Doa Bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah yang digelar pada Rabu Malam (20/9) di Masjid Nurul Iman. “Acara menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1439 H diisi dengan tausyiah, dzikir doa awal tahun serta potong tumpeng" kata Pembina Rohis SMAN 15 Semarang Sadi, Selasa (19/9). Acara peringatan Tahun Baru Islam setiap tahunya harus terus dirawat dan terus diselenggarakan di SMAN 15 Semarang.

“Dalam acara ini, saya mewakili Kepala Sekolah, Soleh Amin, beliau berpesan hendaknya kegiatan ini harus selalu ada. Untuk menjaga silaturahmi, antar guru dan peserta didik.” kata Waka Kesiswaan Mulyadi. Peringatan Tahun Baru Hijriah harus benar-benar dijadikan momentum untuk berhijrah ke jalan yang benar.

“Momentum 1 Muharram ini harus menjadi hijrah kita semua untuk menjadi yang lebih baik dan menjadikan anak-anak SMA 15 menjadi anak yang berkarakter, alhamdulillah yang saya lihat penumbuhan karakter anak-anak semakin hari semakin baik, semoga hal ini terus diteruskan.” tambah Mulyadi.

Sebelum dzikir dan doa bersama digelar, tausyiah seputar keutamaan bulan Muharram disampaikan oleh Ketua MGMP PAI SMA Negeri/Swasta Se-Kota Semarang, Sadi. “Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan, sehingga bulan ini disebut bulan Allah (syahrullah). Beribadah pada bulan haram pahalanya dilipatgandakan dan bermaksiat di bulan ini dosanya dilipatgandakan pula. Pada bulan ini tepatnya pada tanggal 10 Muharram Allah menyelamatkan nabi Musa As dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Mereka memuliakannya dengan berpuasa. Kemudian Rasulullah Saw. menetapkan puasa pada tanggal 10 Muharram sebagai kesyukuran atas pertolongan Allah. Masyarakat Jahiliyah sebelumnya juga berpuasa. Puasa 10 Muharram tadinya hukumnya wajib, kemudian berubah menjadi sunnah setelah turun kewajiban puasa Ramadhan.” katanya.

Dalam tausyiahnya, Sadi menyampaikan bagaimana memuliakan Muharram. Pertama melalui menjauhkan diri dari perilaku buruk, termasuk berperang, kedua, memperbanyak amal baik, ketiga, memuliakan bulannya Allah, keempat, memperbanyak berpuasa pada bulan Muharram, kelima, menyantuni anak yatim.

Setelah tausyiah selesai, acara berlanjut dengan dzikir bersama, yang dipimpin langsung oleh guru PAI dan BP SMAN 15 Semarang Nanang Qosim. Dzikir dan doa awal tahun hijriah berlangsung khidmat. Seluruh guru dan siswa yang ikut membaca dzikir, baik kaum pria dan wanita. Semuanya tertunduk dan mengadahkan tangan ke depan muka untuk berdoa. Bahkan ada yang menyeka air matanya. Semuanya larut dalam suasana dzikir yang penuh dengan kekhusu’an saat membaca dzikir dan doa awal tahun hijriah bersama-sama. Pergantian Tahun Baru Islam 1439 Hijriah di SMAN 15 disambut sukacita lewat tausyiah, dzikir dan doa bersama, yang diakhiri dengan pemotongan tumpeng.

Kepala Sekolah, Soleh Amin dalam pesan pendeknya di media sosial (whatsaap) menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah bersedia ikut bersama dengan anak-anak untuk berdzikir dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1439 Hijriah.



Oleh: Nanang Qosim
GPAI dan BP SMA Negeri 15 Semarang