Keyword
KELUARGA BESAR SMA 15 SEMARANG MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA ........
SELASA, 27 JUNI 2017
Artikel
Pendidikan Karakter - PEMBIASAAN MENYALAMI
Ditulis tanggal : 26 - 07 - 2016 | Pukul :

Menumbuhkan pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan suasana kekeluargaan di sekolah beragam caranya. Termasuk dengan membiasakan berjabat tangan sambil cium tangan oleh siswa dengan guru. Kedengarannya sederhana, namun ternyata tak seluruh sekolah mempraktikan dan membiasakan hal ini secara rutin. Namun kebiasaan itu telah rutin dilakukan oleh para siswa-siswi SMA Negeri 15 Semarang sejak dipimpin oleh Plt. Kepala Sekolah Soleh Amin S.Pd,M.Pd, Sebelum bel sekolah berbunyi pukul 06.30, kepala sekolah dan guru telah berbaris di pintu gerbang. Setiap siswa yang datang pun disambut dengan ramah dan senyuman. Memasuki kompleks sekolah, mereka pun berjabat sambil cium tangan dengan seluruh guru yang ada. “Dengan pembiasaan jabat tangan sambil cium tangan, kami merasa lebih dekat dengan siswa”.

Karena kami meyakini untuk membentuk karakter dan menumbuhkan perilaku baik butuh pembiasaan. Kami berharap agar kebiasaan baik ini juga berlaku di rumah dan lingkungan masing-masing dan bekal siswa di masa mendatang,” kata Soleh Amin.

Mengutip hasil penelitian para ahli komunikasi dan psikologi, 80 persen komunikasi yang dilakukan oleh manusia disampaikan secara nonverbal. Berjabat tangan sambil mencium tangan sebagai komunikasi nonverbal, efektif menginterpretasikan arti pesan verbal. Makanya pembiasaan salaman sebelum masuk dan usai rampung pembelajaran selalu dilakukan. Memberikan Teladan “Ini juga menjadi cara siswa memuliakan guru dan sebaliknya guru akan memiliki rasa memiliki dan bertanggung jawab kepada anak didiknya. Apalagi saat berjabat tangan, mereka saling mendoakan dan menjaga silaturahmi. Dengan kasih sayang, maka kepedulian dan empati antara guru dan siswa pun tumbuh,” jelasnya.

Selain kebiasaan-kebiasaan rutin positif sehari-hari di sekolah, untuk menumbuhkan rasa solidaritas sosial, para siswa juga diajak untuk menjadi penyelenggara bakti sosial kepada masyarakat umum. Kegiatan bakti sosial untuk kelas X nanti akan dilaksanakan pada saat PCTA di desa Dengklek, meteseh memberikan berbagai bantuan kepada khalayak umum ini diberikan secara rutin tiap tahun dan ada yang bersifat insidental.

Seperti diketahui, SMA Negeri 15 Semarang ini mempunyai dua jurusan yaitu IPA dan IPS. Sejak berdiri tahun 1992, sebagian besar lulusannya telah terserap kerja baik di PNS maupun Swasta.